eXTReMe Tracker
 
 


Komitmen Ketidakberpihakan

KOMITMEN KETIDAKBERPIHAKAN
PT. SERTIFINDO WISATA UTAMA

Atas nama segenap jajaran manajemen  PT. Sertifindo Wisata Utama berkomitmen terhadap ketidakberpihakan, mengelola konflik kepentingan, dan menjamin obyektivitas kegiatan sertifikasi.

 

Manajemen Ketidakberpihakan
Tujuan sertifikasi adalah untuk memberikan keyakinan kepada seluruh pihak pemangku kepentingan bahwa suatu sistem manajemen memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan. Nilai dari sertifikasi merupakan tingkat keyakinan publik dan kepercayaan yang dibentuk melalui asesmen oleh pihak ketiga yang kompeten dan tidak berpihak (netral). Tidak berpihak, diperlukan oleh lembaga sertifikasi untuk menghasilkan jasa sertifikasi yang memberikan kepercayaan. Prinsip yang menumbuhkan kepercayaan terhadap lembaga sertifikasi, selain ketidakberpihakan, mencakup : kompetensi, tanggung jawab, keterbukaan, kerahasiaan, dan cepat tanggap terhadap keluhan.

PT. Sertifindo Wisata Utama Indonesia akan mengambil tindakan untuk menanggapi setiap ancaman terhadap ketidakberpihakan yang timbul dari tindakan personel, lembaga, atau organisasi lain. Seluruh  personel  PT. Sertifindo Wisata Utama,  baik  internal  maupun  eksternal,  atau  komite yang dapat mempengaruhi kegiatan sertifikasi harus bertindak secara tidak berpihak dan tidak diizinkan memberi tekanan komersial, keuangan atau tekanan lainnya yang mengkompromikan ketidakberpihakan.

PT. Sertifindo Wisata Utama mensyaratkan  personel, baik internal maupun   eksternal, untuk mengungkapkan  seluruh situasi yang mungkin menimbulkan  konflik kepentingan pada personel atau organisasi PT. Sertifindo Wisata Utama.  Informasi ini digunakan sebagai  masukan untuk mengidentifikasi ancaman terhadap ketidakberpihakan  yang timbul akibat kegiatan  personel  atau  organisasi yang mempekerjakan mereka dan tidak boleh menggunakan personel internal atau eksternal tersebut, kecuali mereka dapat menunjukkan bahwa tidak ada konflik kepentingan.

PT. Sertifindo Wisata Utama mengidentifikasi, menganalisis dan mendokumentasikan kemungkinan konflik kepentingan yang timbul dari penyediaan jasa sertifikasi, termasuk setiap konflik yang timbul dari hubungan kerjanya, khususnya hubungan kerja yang menciptakan ancaman terhadap ketidakberpihakan. Ancaman terhadap ketidakberpihakan mencakup hal berikut ini :
a) Ancaman swa-kepentingan (self-interest threats)
b) Ancaman swa-kajian (self-review treats)
c) Ancaman karena keakraban atau kepercayaan (familiarity or trust threats)
d) Ancaman intimidasi (intimidation threats)

Sumber Konflik Kepentingan
Sumber konflik kepentingan yang potensial dan mungkin timbul telah diidentifikasi dan status ketidakberpihakannya didokumentasikan dalam setiap proses sertifikasi yang dilaksanakan PT. Sertifindo Wisata Utama. Sumber konflik kepentiangan dapat dijabarkan sebagai berikut:


a. Pemegang Saham
Dalam statusnya sebagai Pemegang Saham, seluruh Pemegang Saham PT Sertifindo Wisata Utama harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi dan kepada yang bersangkutan tidak dapat memberikan tekanan dalam bentuk apapun kepada seluruh Personal Sertifikasi selama proses penilaian/verifikasi dan pengambilan keputusan.

b. Organisasi Terkait PT Sertifindo Wisata Utama
Organisasi terkait PT. Sertifindo Wisata Utama, baik karena kesamaan nama pemegang saham, kepengurusan, atau status kekaryawanan sepenuhnya diberlakukan ketentuan sebagaimana ditetapkan.

c. Dewan Komisaris
Dalam statusnya sebagai anggota Dewan Komisaris, seluruh anggota Dewan Komisaris PT. Sertifindo Wisata Utama harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi dan kepada yang bersangkutan tidak dapat memberikan tekanan dalam bentuk apapun kepada seluruh Personal Sertifikasi selama proses penilaian/verifikasi dan pengambilan keputusan.

d. Dewan Direksi
Dalam statusnya sebagai anggota Dewan Direksi, seluruh anggota Dewan Direksi PT. Sertifindo Wisata Utama harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi dan kepada yang bersangkutan tidak dapat memberikan tekanan dalam bentuk apapun kepada seluruh Personal Sertifikasi selama proses penilaian/verifikasi dan pengambilan keputusan.

e. PengambilKeputusan
Dalam statusnya sebagai Pengambil Keputusan, seluruh Pengambil Keputusan harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi dan Pengambil Keputusan tidak dapat bertindak sebagai anggota Auditor dalam proses penilaian/verifikasi dimana yang bersangkutan ditetapkan sebagai Pengambil Keputusan. Pengambil Keputusan memegang kerahasiaan setiap informasi yang diterima dan bebas dari tekanan komersial, maupun tekanan lain dalam bentuk apapun.

f. Tenaga Ahli
Anggota Tenaga Ahli yang mempunyai tugas untuk memberikan pertimbangan aspek teknis terhadap laporan hasil penilaian/verifikasi dalam Pengambilan Keputusan, ditetapkan berdasarkan keahlian dan diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi. Anggota Tenaga Ahli memegang kerahasiaan setiap informasi yang diterima dan bebas dari tekanan komersial, maupun tekanan lain dalam bentuk apapun.

g. Komite Imparsial
Dalam statusnya sebagai anggota Komite, anggota Komite Imparsial harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi. Apabila terdapat anggota Komite yang berpotensi berbenturan kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi, maka yang bersangkutan tidak dilibatkan sebagai anggota komite untuk organisasi dimana yang bersangkutan tidak bebas konflik kepentingan. Anggota Komite Imparsial memegang kerahasiaan setiap informasi yang diterima dan bebas dari tekanan komersial, maupun tekanan lain dalam bentuk apapun.

h. Tim Penanganan Keluhan

Dalam statusnya sebagai anggota Tim, anggota Tim Penanganan Keluhan harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi. Apabila terdapat anggota Tim yang berpotensi berbenturan kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi, maka yang bersangkutan tidak dilibatkan sebagai anggota Tim untuk organisasi dimana yang bersangkutan tidak bebas konflik kepentingan. Tim Penanganan Keluhan memegang kerahasiaan setiap informasi yang diterima dan bebas dari tekanan komersial, maupun tekanan lain dalam bentuk apapun.

i. Komite Banding/Ad-Hoc
Dalam statusnya sebagai anggota Komite Banding/Ad Hoc, anggota Komite Banding/Ad Hoc harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi dan apabila terdapat anggota Komite yang berpotensi berbenturan kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi, maka yang bersangkutan tidak dilibatkan fungsinya sebagai anggota komite untuk organisasi dimana yang bersangkutan tidak bebas konflik kepentingan. Komite Banding/Ad Hoc memegang kerahasiaan setiap informasi yang diterima dan bebas dari tekanan komersial, maupun tekanan lain dalam bentuk apapun.

j. Auditor Internal Dan Eksternal
Dalam statusnya sebagai Auditor, internal maupun eksternal, baik Ketua Tim Auditor maupun Auditor harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi dan Auditor tidak dapat bertindak sebagai Pengambil Keputusan dalam proses penilaian/verifikasi dimana yang bersangkutan ditetapkan sebagai Auditor. Auditor memegang kerahasiaan setiap informasi yang diterima dan bebas dari tekanan komersial, maupun tekanan lain dalam bentuk apapun.

k. Karyawan
Seluruh karyawan PT. Sertifindo Wisata Utama yang tidak ditugaskan untuk terlibat dalam proses penilaian/verifikasi dan Pengambilan Keputusan tidak diidentifikasi status keberpihakannya dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi. PT. Sertifindo Wisata Utama menjamin, seluruh Karyawan tidak dapat memberikan tekanan dalam bentuk apapun kepada seluruh Personal Sertifikasi selama proses penilaian/verifikasi dan pengambilan keputusan. Karyawan memegang kerahasiaan setiap informasi yang diterima dan bebas dari tekanan komersial, maupun tekanan lain dalam bentuk apapun.

l. Subkontraktor
Apabila dalam proses penilaian/verifikasi PT. Sertifindo Wisata Utama melibatkan Subkontraktor, maka organisasi dan seluruh personal subkontraktor yang terlibat harus diidentifikasi bebas konflik kepentingan dengan organisasi yang akan dinilai/diverifikasi. Subkontraktor memegang kerahasiaan setiap informasi yang diterima dan bebas dari tekanan komersial, maupun tekanan lain dalam bentuk apapun.

Implementasi Ketidakberpihakan

Untuk  menjamin  bahwa  tidak  ada  konflik  kepentingan,  personel  yang  telah memberikan  konsultansi  sistem  manajemen termasuk  mereka  yang  bertindak  dalam kapasitas  manajerial,  tidak boleh digunakan  oleh PT. Sertifindo Wisata Utama untuk mengambil bagian dalam audit atau kegiatan  sertifikasi lainnya,  jika mereka  telah terlibat dalam konsultansi sistem manajemen terhadap pelanggan yang sedang ditangani  dalam 2 (dua) tahun setelah berakhirnya konsultansi tersebut. Lebih lanjut, untuk menghindari benturan kepentingan dalam proses sertifikasi sehingga dapat menjamin prinsip ketidakberpihakan, PT. Sertifindo Wisata Utama dan setiap bagian dari badan hukum beserta personil yang terlibat di dalamnya tidak diperbolehkan :

  1. Mensertifikasi anak perusahaan yang sahamnya dimiliki sepenuhnya atau setara dengan 51 % oleh PT. Sertifindo Wisata Utama,
  2. Mensertifikasi lembaga sertifikasi lain untuk kegiatan sertifikasi sistem manajemennya;
  3. Mensertifikasi perusahaan milik seorang pemegang saham di PT. Sertifindo Wisata Utama yang kepemilikan sahamnya lebih dari 20 %;
  4. Menawarkan atau menyediakan konsultasi dan pelatihan sistem manajemen khusus kepada pelanggannya, termasuk tidak membantu perancangan, penerapan atau pemeliharaan sistem manajemen bagi organisasi yang disertifikasi;
  5. Memberikan layanan pemantauan sistem manajemen atau layanan lain yang mana hasilnya bertujuan untuk memberikan saran bagi organisasi yang disertifikasi;
  6. Melaksanakan layanan penjualan produk atau layanan lain yang berhubungan dengan upaya perbaikan sistem manajemen kepada organisasi yang disertifikasi;
  7. Menawarkan atau menyediakan audit internal kepada pelanggan yang disertifikasinya;
  8. Mensertifikasi sistem manajemen dimana lembaga sertifikasi melakukan audit internal terhadap pelanggan dalam selang waktu dua tahun terakhir;
  9. Mensertifikasi sistem manajemen pada pelanggan yang telah menerima konsultasi sistem manajemen atau audit internal, dimana hubungan antara organisasi konsultan dengan PT. Sertifindo Wisata Utama mempengaruhi ketidakberpihakan lembaga sertifikasi;
  10. Memberikan jasa audit kepada organisasi konsultan sistem manajemen karena merupakan suatu ancaman yang mempengaruhi ketidakberpihakan PT. Sertifindo Wisata Utama;
  11. Dipasarkan atau diberi kesempatan yang terkait dengan kegiatan organisasi konsultan sistem manajemen;   
  12. Dinyatakan atau ditunjukkan bahwa sertifikasi akan lebih sederhana, lebih mudah, lebih cepat atau lebih murah oleh organisasi konsultan tertentu;
  13. Menyatakan atau menunjukkan bahwa sertifikasi akan lebih sederhana, lebih mudah, lebih cepat atau lebih murah jika organisasi konsultan tertentu digunakan.


Dalam mengamankan ketidakberpihakan operasionalisasi sistem sertifikasinya, PT. Sertifindo Wisata Utama  selanjutnya disebut Komite Imparsial sebagaimana ditetapkan dalam Surat Keputusan Direktur Utama PT. Sertifindo Wisata Utama Nomor 04/SWU-SMG/IV/2014 Tanggal 18 April 2014 tentang Penetapan Komite Pengamanan Ketidakberpihakan. Anggota  Komite Imparsial sebagai berikut :

No

Nama

Instansi    Perwakilan

Jabatan

Bidang    Keahlian

1.

DR. Hasan Abdul    Rozak, SH., CN., MM.

Perguruan Tinggi

Kepala

Management

2.

Adi Kusnaedi

PHRI

Anggota

Pengguna Jasa

3.

Aning Karindra A

Pengamat Wisata

Anggota

Pers Pariwisata

4.

Joko Suratno, SE

ASITA

Anggota

Perjalanan Wisata